Tune UP ( Cleaning ISC )

Libur lebaran tlah tiba, saatnya timmy kesayangan kita berolahraga menempuh jarak dan waktu yang panjang melebihi hari – hari sebelomnya.

Minggu kemaren newbi mencoba sendiri tune-up si putih dengan kemampuan dan alat apa adanya dengan harapan selama perjalanan mudik nanti tidak banyak timbul masalah.

Yang jadi perhatian saya disini adalah akhir akhir ini rpm si-putih suka ngayun saat AC pada kondisi on-off karena bekerjanya termostat sebagai pengaturan automatis. Untuk itu pembersihan ISC menjadi prioritas utama

Berikut langkah-langkah yang newbi tempuh :

1. Pertama Newbie melepaskan sensor ATS yang ada di belalai gajah dengan cara melepas klipnya terlebih dahulu dengan tidak lupa memberi tanda agar tidak tertukar dengan soket yang lain.

 

 

 

2. Kendorkan baut yang mengikat belalai gajah disisi box filter dan trhotlle body, termasuk selang pada bhreaterhole silinder kop.

 

 

 

setelah semuanya dikendorkan putar belalai gajah kearah depan mesin sampai kita mendapat ruangan cukup untuk aktifitas selanjutnya. Kalau mau bisa juga belalai gajah ini kita lepas .

 

 

 

Melepaskan selang hawa yang menghubungkan box filter menuju ISC dengan terlebih dahulu mengendorkan klem penguncinya.

 

 

 

 

Lanjutkan dengan melepas soket kabel menuju electro valve atau selenoid atau yang lebih sering disebut sebagai ” motor  isc ” meski salah kaprah karena komponen satu ini sangat jauh dari bentuk dan sistem kerja sebuah motor. Ini merupakan sebuah selenoide dengan tegangan kerja 12 volt dc yang akan memberikan stroke secara axial terhadap valve isc untuk bisa membuka dan menutup sesuai perintah dari ECU. Dan bukan berputar sepeerti layaknya sebuah motor.

 

 

 

 

Setelah semua dilakukan , langkah berikutnya adalah melepaskan main body ISC itu sendiri dari Throtlle body mesin.

 

 

 

 

Langkah pertama adalah membuka keempat baut pengikat yang ada dengan menggunakan kunci sok ukuran 10mm model T atau Y dengan dibantu obeng atau alat lain.

Perlu diperhatikan bahwa ada beberapa kasus yang ditemui baut ini sangat keras sehingga berakibat patah karena dipaksakan dibuka. Maka newbie  melakukan pemanasan mesin terlebih dahulu sebelum melakukan Cleaning ISC agar baut tersebut bisa dengan mudah dibuka.

ada kalanya meski keempat baut sedah terbuka mainbody Isc masih keras dibuka, maka newbi mencoba congkel dengan obeng panjang yang ditumpukan pada Throtlle body

 

 

 

 

ini disebabkan karena daya lengket sealer yang lama.

Sesudah terlepas , newbi mencoba memisahkan antara main body dan selenoin dengan cara membuka kedua baut pengikat dengan memakai obeng .

 

 

 

 

Karena ISC yang ada di si-putih belum pernah di bongkar maka newbi hanya perlu membersihkan bagian daklam valvenya dengan cara disemprot memakai cairan engine conditioner dan mendiamkan selama kurang lebih 15 menit sebelom dibersihkan dengan cairan carburator cleaner.

 

 

 

 

Sambil menunggu efek dari cairan engine conditioner yang disemprotkan tadi, newbie beralih ke Throtlle body untuk membersihkan bagian dalam masih dengan cairan carburator cleaner sambil membuka buterfly valve atau throtlle secara manual.

 

 

 

 

penyemprotan dilakukan berulang ulang dengan sesekali memakai selang penyambung nosel spray agar semprotan terarah ke bagian yang sulit didalam throtlle body. Pada proses ini newbie menghabiskan hampir setengah kaleng spray.

Penyemprotan pada bagian depan throtlle valve juga newbie lakukan karena masih nampak kotoran.

 

 

 

 

Newbie juga membersihkan sisa sisa sealer lama yang masih menempel pada bekas ISC. termasuk pula membersihkan ring pada body untuk mencegah kebocoran yang terjadi. Pada kegiatan ini newbi tidak memakai sealer lagi saat memasang ISC kembali pada tempatnya karena yang sudah sudah pemakaian sealer yang kurang rapi justru mengakibatkan tersedot masuk serpihannya dan mengakibatkan tersumbatnya valve isc.

Karena dirasa efek dari engine conditioner yang tadi disemprotkan pada Isc sudah merata , maka newbie mulai membersihkan  sisa sisa cairan tersebut dengan cairan carburator cleaner spray yang masih tersisa setengah botol tadi sampa i benar benar bersih.

Kalau dilihat dari bagian bagian , ISc terdiri dari beberapa komponen sebagai berikut :

 

 

 

 

Main body : adalah rumah dari ISC itu sendiri juga tempat menempelnya selenoid.

Isc valve : ini yang berperan untuk membuka dan menutup Isc sehingga pasokan udara pada saat iddle bisa menuju ruang intake

Spring tensioner : pegas dorong atau per tekan yang berfungsi untuk menjaga tegangan valve saat dia tidak sedang bekerja sehingga kembali menutup rapat pada dudukannyadan terhindar dari kebocoran.

Compensator : adalah sejenis mur pengatur kekuatan tegangan dari Spring tensioner . Diputar kekanan berarti tegangan semakin besar  begitu pula sebaliknya.

Untuk Isc yang hanya kotor saja newbi tidak berani membuka bagian bagian ini dan hanya membersihkan dariarah luar saja.

Setelah semua dirasa sudah bersih maka newbie kembali merakit semua yang sudah dibongkar tadi dengan cara kebalikan dari pada saat membukanya.

Yang perlu diperhatikan adalah saat memasang ISC pada rempatnya kembali kadang ada sisa rembesan dari air coolant yang keluar , ini perlu dilakukan pengeringan dan pembersihan dengan cara dilap agar supaya Main body Isc benar benar menempel rapat tanpa ada udara atau kotoran yang terjebak.

Setelah semua sudah terpasang kembali seperti sedia kala, sekali lagi newbie memastikan tidak ada selang – selang kendor ataupun sensor sensor yang terbalik pemasangannya berikut klip klip pengunci yang meleset pemasangannya.

Sesudah semua dirasa aman, newbie mencoba menghidupkan Si-putih tanpa menekan pedal gas.

Karena kandungan uap dari cairan carburator cleaner yang ada pada ruang intake masih pekat, sekali dua kali proses stater ternyata Si- putih belum mau nyala. Baru saat Stater yang ketiga meisn mulai nyala .

Setelah mesin menyala , newbi mencoba menggeber gas dengan tujuan kerak-kerak dan kotoran yang rontok karena penyemprotan tadi terlepas dan terbuang bersama gas buang.

Ternyata proses ini menyebabkan tebalnya asap yang keluar dari knalpot, untung tadi sebelom melakukan Tune up Si putih diparkir agak keluar dari garasi sehingga asap tidak masuk ke rumah.

Kawatir gas buang yang ada bikin pingsan orang serumah, maka siputih di ajak jalan ke danau belakang perumahan sambil nyobain apakah rpm masih mengayun saat pemakaian AC.

Jarak rumah ke danau kurang lebih hanya 500 meter dan jalan kearah sana cukup lengang dan punya trek lurus sejauh 300 meter. Ini kesempatan untuk kembali ” menggeber ” gas agar semua kotoran terbuang.

Hasil pemakaian AC ternyata bisa langsam dan sudah tidak mengayun lagi. Idle didapat 800 rpm saat Ac on rpm langsung naek ke 1000 dengan ” smooth ” tanpa ada ayunan jarum lagi.

Si-Putih siap mudik!

Lumayan , bisa berhemat..

Beberapa bulan yang lalu sebetulnya Isc sama throtlle body sudah pernah dibersihkan , tapi newbie tidak tahu kenapa Isc ini cepat sekali kotor.

Waktu itu Throtlle body dan ISC sempat menjalani ritual mandi Engine

kondisioner bareng dalam satu bak.

Mungkin hal ini juga dipengaruhi dari lingkungan tempat Si- putih biasa main adalah lingkungan industri yang berdebu sehingga menjadi cepat kotor.

Kadang newbih berfikir dengan filter asli deperti ini saja Isc cepat sekali kotor bagaimana halnya dengan pemakaian open filter? nanti newbie akan cari tahu dengan bertanya pada pakarnya.

Akhir kata, demikian yang bisa ditulis disini sesuai dengan pengetahuan dangkal newbie yang hanya bisa memakai timmy tanpa dilandasi pengetahuan otomotif yang memadai mohonmaaf kalau postingan di blog juga acak acakan.

Semoga bermanfaat.

Saran dari newbie :

Kenali kendaraan anda , dan pastikan anda sendiri yang tahu penyebab gangguan yang terjadi nanti meski tidak bisa mengatasi baru dibawa ke bengkel.

bonus :

Lumayan bisa buat serepan di jalan…sapa minat ?

Siputih aka White_Sn@kE.. standar cupubin buluk dah siap mudik

(original post by M@k_bluduz )

About these ads

7 thoughts on “Tune UP ( Cleaning ISC )

  1. sangat bermanfaat infonya. sy pingin nanya moga dapat pencerahan. sy baru dapet timor do 98, namun kabelnya ancur-ancuran. pertanyaannya untuk kabel isc itu dari mana ya? (pin ecu no berapa & berapa? ato mungkin warna kabelnya warna apa sama warna apa?) punyaku udah diganti item sama putih tapi udah diputus dan cuman dibungkus solasi doang nggak nyambung kemana2. terima kasih sebelumnya

  2. Mantabs om,kemarin juga seperti itu kejadiannya udah dibersihin motornya pake condisioner tapi lupa bilas ama carbclean jd waktu di tol RPM naik sendiri smpe 2000 harus main gigi buat turunin RPM,keluar tol minggir bilas lagi motornya smpe hitam (itu harus bunyi klotok2 ya kalo msh bagus?krn wktu dibuka ngga ada bunyi),ISC cepet kotor saya juga sama om,2 bulan yg lalu baru dibersihin,kayaknya dr celah filter om debu masuk,mungkin rumah filter udah melar,filternya msh ukuran presisi jd timbul celah (dugaan aja om).itu ISC nya msh bagus kondisinya om?minat 1 buat jaga2 om,thx ya,salam kenal n تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ Minal Aidin wal Faidzin,maaf lahir n batin

    • Minal aidzin wal faidzin juga om.
      Oh ya isc serep sdh ada yang minta dan perlu penyetelan ulang krn ada kebocoran sedikit.
      Tapi sekarang sdh langsam dan smooth.
      Makasih om sudah mampir.
      Jgn segan segan share pengalaman disini om.
      Krn kita bukan blog pedoman atau tutorial,ini hanya blok yg berisi sharing pengalaman pribadi saja.
      Thanks

      • Ya om sama2,saya jg puyeng RPM kumat lagi,kalo kondisi sudah panas AC on,pindah gigi turun RPM sampe drop mau mati,semenjak puasa kemarin ganti alternator kalo siang ngga ada bunyi,tp kalo AC nyala,fan radiator nyala,injek rem,lampu depan nyala,ada bunyi denging disekitar alternator,kira kira ada rekomen bengkel yg ada scan coz spesialis timor do ya om,pengen check up aja,thanx om

  3. mo nanya om… timi saya klo ac nyala rpm drop kadang sampe mati, isc udah dibersihin, udah dicek pake tegangan 12 volt motor masih jalan. Soket.isc coba saya kasih lampu 12 volt kok gak nyala y? apa ecu nya rusak? mohon bantuannya ya om, makasih….

    • dulu saya pernah ngalamin hal seperti ini om, ISC sudah dibongkar dan cleaning sampai kinclong masih tetep ajah drop.
      Akhirnya saya cek pengapian mulai dari kabel koil – distributor – rumah rotor – kabel busi – busi .
      Komponen yang saya ganti baru karena memang dari terima pertama kali belum pernah jajan : Filter udara , Busi , dan filter bensin.
      Oh..ya om coba cek juga PVC valve ada kemungkinan bocor gak
      Cek juga MAP sensor.

      betewe ini DOHC khan..:) ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s