Cara kreatif menghemat bahan bakar

Pernahkah anda mencermati pemakaian bahan bakar mobil sendiri?. Rata-rata konsumsi bahan bakar mobil timor dalam pemakaian normal berkisar antara 1 : 8 sampai 1 :12.

Berarti kalau konsumsi bbm mobil kita berada pada angka 1:8 dan setiap hari kita menempuh perjalanan 100 km maka jumlah bensin yang dikonsumsi adalah 12.5 liter.

Harga bensin ecaran saat ini Rp 4.500 perliter maka dalam sehari kita harus menyisihkan uang untuk urusan transportasi ini sebesar 12.5 x 4.55 = Rp. 56.250,-

Mungkin saat ini uang tersebut tidaklah bermasalah buat kawan kawan semua . Akan tetapi lambat tapi  pasti awal bulan yang akan datang pemerintah dengan gagahnya akan menaikkan harga bbm ( pasti naek bukan pasti pas ) entah berapa.Terbayang tidak misalnya harga bbm nainti setelah kenaikan adalah Rp. 10.000 perliter ?. Berarti tiap hari kita harus menyisihkan uang transportasi sebesar 12.5 x 10.000 = Rp. 125.000

Untuk mensiasati hal itu tak ada salahnya kita sedikit berkreasi terhadap mobil kita seperti apa yang dilakukan oleh Pak Zaenal di bawah ini.

Sudah 7 tahun lamanya Timor DOHC warna cream ini setia menemani Pa Zaenal kemanapun pergi setelah ditebus dari tangan pertama seorang dokter wanita, didukung dengan pengetahuan solid di bidang mekanikal elektrikannya , Ahli boiler dan juga kontraktor ini mulai berexperiment pada mesin mobilnya untuk mendapatkan satu tujuan = Irit bensin.

Tabung air dan kapur barus

Teorinya adalah meningkatkan oktan bensin dengan memanfaatkan uap kapur barus atau kamfer. Tampak di gambar adalah butiran utuh kapur barus yang di tampung di botol plastik bekas air mineral. Ujung botol ini dihubungkan menuju tabung berisi air melalui selang pastik. Tidak lupa pula bapak sederhana yang tinggal di Wisma Harapan Tangerang ini melengkapi dengan mini globe valve untuk mengatur arus uap yang masuk .

Pemasangan di Intake manipold

Uap bensin dan uap air dari tabung sebelumnya disedot masuk ke intake manipold melalui lubang neple MAP sensor yang dimodifikasi manjadi dua lubang dengan memanfaatkan nepple “T” agar supaya tidak menghilangkan fungsi dari sensor itu sendiri.

Tampak instalasi lengkap

Kalau dilihat dari gambar diatas, semua bahan bahan memakai bahan sederhana yang biasa kita jumpai sehari-hari. Tidak diperlukan lagi alat mahal semacam konverter ataupun sejenisnya, yang mahal dalam hal ini adalah Ide penciptaannya.

Pa Zaenal menuturkan bahwa dia sudah mengaplikasikan hal ini semenjak 2 ahun terakhir dan tidak pernah mengalami gangguan pada mesin.Hanya saja efeknya yang kadang bikin Bapak murah senyum ini kaget karena isi dompetnya jadi lebih awet .

Coba bayangkan , seperti yang dituturkan sang empunya , sebelom diaplikasikan rangkaian sederhana ini konsumsi bensin mobil ini adalah sama dengan mobil sejenis akan tetapi setelah mengaplikasi alat ini konsumsi bbm jadi meningkat menjadi 1:16 rata-rata.

Bukan tanpa penyelidikan pak Zaenal membanggakan angka fantastis  ini,tempat kerjanya yang berjarak sekitar 20 an kilometer sekali jalan atau 40 kilometer pp biasa menghabiskan uang bensin sebesar Rp.135.00,- seminggu tapi setelah memakai , uang transportnya hanya terpakai Rp.67.500,- saja perminggu hebat bukan.

Nah bagi yang tertarik mau mencoba atau bertanya tanya lagi mengenai Alat ini dan bagaimana perhitungan secara teoritisnya Pak Zaenal membuka pintu lebar lebar untuk berbagi ilmu di kediamannya.

Tetep Low profil meski ilmu segunung

::B-O-N-U-S ::

original posted by makbluduz

Bahan bahan yang perlu dipersiapkan:

1. Botol ( jerigen) radiator kijang               harga Rp. 20.000,-

2. Selang  1 meter                                      harga Rp. 15.000,-

3. Klem selang  5 x Rp.2.500,-                  harga Rp. 12.500,-

4. Mini valve 1/4 ”                                       harga Rp.15.000,-

5. Kamper 2 bungkus                                harga Rp. 22.000,-

6. ” T ” kuningan                                          harga Rp. 12.000,-

                Total estimasi harga bahan =            Rp. 96.500,-

 ::  Selamat mencoba ::

( segala bentuk copas tanpa mencantumkan sumber adalah tindakan pengecut )

Update : Skema system